stempel-sahabat-kapas1.jpg

Sahabat Kapas adalah organisasi non-pemerintah dan non-profit, yang berkedudukan di Karanganyar, Jawa Tengah. Organisasi yang didirikan Agustus 2009 ini, semula bernama Kapas yang dibangun, dikelola, dan digerakkan oleh pribadi-pribadi yang mempunyai keperdulian dan keprihatinan (care & concern) kepada Anak-anak dalam Kondisi Khusus dan Rentan (AKKR). Sahabat Kapas telah berbentuk badan hukum, yaitu Yayasan Sahabat Kapas pada tanggal 13 Juli 2010 dengan pengesahan Menteri Kehakiman & HAM No. AHU-367.AH.01.04.TAHUN 2010 tanggal 27 Agustus 2010. Pengurus dan pegiat Sahabat Kapas terdiri dari orang-orang yang sensitif terhadap kebutuhan anak yang untuk sementara waktu terpaksa menghuni Lapas/Rutan/LPKA akibat melakukan pelanggaran hukum.

 

Visi dari Sahabat Kapas adalah terpenuhinya hak AKKR baik di dalam/di luar penjara, yang berperspektif anak dan jender, sehingga terwujud anak yang berkepribadian positif, mandiri dan percaya diri.

Misi Sahabat Kapas :

  1. Menjalankan kajian kritis atas situasi dan kebijakan pengelolaan AKKR.
  2. Melakukan kegiatan pendampingan dan pelayanan hukum bagi AKKR.
  3. Melakukan pendidikan kritis, life skill dan penyuluhan bagi anak untuk meningkatkan kecerdasan dan pengembangan kepribadian sesuai bakat dan minat, penyadaran orang tua/wali dan pemangku kepentingan, yang menjamin pemenuhan kebutuhan dan hak AKKR.
  4. Membangun wadah/organisasi anak bagi keberlangsungan pendidikan, pekerjaan dan kehidupan AKKR.
  5. Menjalankan strategi integrasi sosial dan komunikasi antar pihak (anak, orang tua/wali dan pemangku kepentingan) yang menjamin kemandirian dan keberlangsungan AKKR.
  6. Menjalankan promosi dan kampanye kritis dalam berbagai bentuk bagi perubahan kebijakan pemenuhan hak AKKR.
  7. Menggalang kerjasama dengan orgnasasi masyarakat, pemerintah dan sektor privat untuk mendukung kebutuhan dan kemandirian kehidupan AKKR.
  8. Menjalankan sistem pengelolaan data base dan informasi bagi AKKR serta organisasi.

 

Layanan yang diberikan Sahabat Kapas untuk anak meliputi layanan psikologis, pengembangan diri, pelatihan keterampilan dan dukungan reintegrasi kepada Anak Berhadapan Hukum (ABH) di wilayah eks-karisidenan Surakarta yang meliputi Lapas Klas IIB Klaten, Rutan Klas I Surakarta, LPKA Klas I Kutoarjo dan Rutan Klas IIB Wonogiri.

Sejak tahun 2013, layanan mulai berkembang ke tindakan pencegahan dengan promosi hak anak kepada masyarakat baik dewasa maupun anak. Selain memberikan layanan langsung dan mengupayakan tindakan pencegahan, Sahabat Kapas turut berpartisipasi aktif dalam membangun sistem yang ramah anak melalui kebijakan di tingkat kota, provinsi maupun nasional.

Selama kurun waktu 2016 hingga akhir 2017, Sahabat Kapas telah melayani 172 anak di empat lokasi yakni di Lapas Klaten, Rutan Wonogiri, Rutan Surakarta dan LPKA Kutoarjo. Layanan yang diberikan bukan hanya layanan rehabilitatif selama di dalam Rutan/Lapas melainkan juga pendampingan reintegrasi anak ke masyarakat.

 

 

Program Kegiatan Sahabat Kapas

1. Program Rehabilitasi Anak di dalam Rutan/Lapas/LPKA

Program rehabilitasi ini diejawantahkan dalam bentuk kegiatan pendampingan anak melalui tiga pilar pendampingan yakni:

2. Pendampingan Psikologis/ Konseling Anak

Layanan konseling ini menjadi wadah anak untuk bercerita, mencurahkan perasaan, meringankan beban pikiran/stress, serta mencari solusi atau alternatif bagi permasalahan yang mereka hadapi. Proses ini berlangsung secara berkala, baik secara individu maupun konseling, demi mendapatkan informasi yang bisa digunakan untuk memberikan layanan terbaik bagi anak. Konseling dilakukan oleh konselor yang dalam hal ini adalah pendamping Sahabat Kapas yang sudah mendapatkan pelatihan. Selain itu, dalam beberapa kesempatan, Sahabat Kapas bekerjasama dengan psikolog dan asisten dosen psikologi di universitas untuk memberikan layanan konseling serentak bagi beberapa anak dengan tingkat stress tinggi.

3. Kegiatan Pengembangan Diri

Kegiatan pengembangan diri yang dilakukan Sahabat Kapas sangat beragam dan bertujuan bukan hanya untuk menggali, menyalurkan, serta mengembangan kreativitas anak, namun juga untuk menanamkan nilai- nilai positif melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan. Aktivitas yang dilakukan antara lain menulis, drama, melukis/menggambar, permainan berbasis nilai, menonton film, membuat film, diskusi kelompok, perpustakaan keliling, dan lain sebagainya.

4. Pelatihan Ketrampilan

Aktivitas pelatihan ketrampilan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan serta ketrampilan langsung bagi anak yang bisa mereka gunakan ketika mereka bebas dan mempunyai nilai ekonomis. Pelatihan yang pernah diberikan kepada anak meliputi pelatihan sablon, memasak, merajut, membatik dan kerajinan barang bekas. Pelatihan diberikan kepada anak dilakukan Sahabat Kapas bekerjasama dengan relawan khusus yang merupakan pengusaha ahli di bidangnya maupun instansi lain yang mempunyai perhatian dan kompetensi terhadap pengembangan ketrampilan anak. Pelatihan sablon yang diinisiasi Sahabat Kapas pada tahun 2013 ini kemudian berkembang menjadi sektor penggalangan dana lembaga di bawah merek dagang #OnJail.

5. Peningkatan Kapasitas Petugas Rutan/Lapas/LPKA

Kegiatan ini meliputi pelatihan tentang hak anak serta lokakarya tentang konseling dan perkembangan remaja untuk para petugas yang berinteraksi dengan anak. Pelatihan ini memberikan persepektif tentang pentingnya pemenuhan hak anak, pemulihan psikis serta usaha- usaha yang dilakukan demi kepentingan terbaik bagi anak. Peningkatan kapasitas ini menjadi poin penting dalam usaha besar memberikan pemenuhan layanan pemulihan bagi anak karena para petugas adalah pihak yang berinteraksi dengan anak dalam waktu yang lama dan intensif/

 

Program Promosi Hak Anak

 1. Diskusi Selapanan

Diskusi selapanan adalah diskusi yang dilakukan setiap 35 hari sekali dengan mengangkat isu anak atau topik yang relevan dengan situasi terbaru. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diisi oleh pembicara yang mempunyai pengalaman atau keahlian di bidangnya. Selain membahas isu anak, kegiatan diskusi selapanan ini juga menjadi jembatan penyaalur informasi dan media berbagi tentang kegiatan Sahabat Kapas dan praktik baik yang telah dilakukan.

2. Sosialisasi Hak Anak

Sahabat Kapas, dalam misinya untuk mewujudkan tegaknya sistem perlindungan anak, aktif melakukan kampanye dan sosialisasi tentang isu hak anak kepada pemuda khususnya remaja di forum anak dan anak didik di institusi pendidikan. Sahabat Kapas menjangkau SISWA di semua lapisan pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Siswa diajak mengenal hak- hak anak, bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan mereka dan bagaimana mereka seharusnya bersikap jika berada dalam situasi tersebut. Sosialisasi ini juga menyasar orangtua dan guru sebagai pihak yang dekat dengan anak dan juga merupakan elemen penting dalam sistem perlindungan anak.