Belajar Social Enterprise : Peningkatan Kapasitas Untuk Jadi Wirausaha Sosial

Kegiatan yang akrab disebut dengan usaha sosial ini adalah sebuah usaha atau bisnis yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah sosial dimana laba yang diperoleh semua atau mayoritas diinvestasikan untuk menjalankan misi- misi sosial tersebut. Nah Sahabat Kapas juga punya usaha sosial loh!

Melalui progam Gerobak Kopi Onjel, Sahabat Kapas menjalankan mengkolaborasikan antara skema kewirausahaan muda dan usaha reintegrasi anak pasca penjara. Keterlibatan anak dampingan Sahabat Kapas dalam melakukan usaha sosial ini, mendorong pendamping untuk lebih keras lagi dalam meningkatkan kapasitasnya untuk mengembangkan usaha sosial meskipun banyak sekali tantangan yang dihadapi.

Pada 17-20 Juni 2019 lalu, salah satu tim dari Sahabat Kapas yakni Kak Yukarisa berkesempatan mengikuti kegiatan training Active Citizen for Social Enterprise (ACSE) yang diadakan oleh British Council yang bertempat di Creative Hub Fisipol UGM. Bertemu dengan pemuda pemudi lain yang sedang maupun akan menggerakkan kegiatan usaha sosial, kak Risa bersama-sama belajar tentang bagaimana menjadi wirausahawan sosial. Dalam kegiatan tersebut banyak hal yang dipelajari antara lain pentingnya menjalankan dan mengelola usaha sosial dengan mengedepankan Unique Selling Point, dengan tetap memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, sosial, dan budaya. Dan yang paling penting adalah, apa visi utama yang menjadikan usaha sosial ini harus dijalankan! So inspiring! Semoga ONJEL sebagai usaha sosial Kapas bisa semakin berkembang dan bermanfaat ya!

Terima kasih untukย @britishcouncilย @chubfisipolย @tamboid

Picture taken by:ย @semenitberdua

Penghargaan Menteri Hukum dan HAM untuk Sahabat Kapas

Pada 25 Maret 2019 lalu, Sahabat Kapas diundang untuk menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI kepada mitra LPKA sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasi Kapas dalam program pemenuhan hak Anak di LPKA, khususnya LPKA Kutoarjo.

Sahabat Kapas mulai berkegiatan di LPKA Kutoarjo sejak akhir 2014 dan hingga sekarang rutin melakukan pendampingan setiap dua minggu sekali. Dengan menggunakan pendekatan psikososial, Sahabat Kapas memberikan layanan konseling, pengembangan diri, dan pelatihan ketrampilan yang bernilai ekonomis untuk anak- anak. Bekerjasama dengan petugas LPKA Kutoarjo, Sahabat Kapas juga mengembangkan instrumen yang bisa digunakan untuk memudahkan asesmen kebutuhan dan perubahan anak.

Bagi Direktur Sahabat Kapas, Dian Sasmita, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi yang  paling tepat diberikan kepada semua tim Sahabat Kapas. “Ini semua adalah hasil dedikasi, kerja keras dan kebahagiaan individu- individu di Kapas yang mendampingi remaja- remaja di LPKA dengan penuh semangat dan cinta.”

Selain Sahabat Kapas, Menteri Hukum dan HAM RI juga memberikan penghargaan kepada lembaga perwakilan pemerintah dan organisasi masyarakat yang turut serta dalam upaya besar pemenuhan hak anak di LPKA- LPKA di Indonesia. Semoga dengan adanya penghargaan ini, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan pemenuhan anak di Indonesia semakin solid ke depannya.

Outbond Kita: Bersama dan Berbahagia

Menaklukan permainan dalam kegiatan outbond tidak pernah mudah. Beraktivitas dalam tim besar dengan mayoritas anak berusaha menyampaikan pendapat tentu menimbulkan frustasi tersendiri.

Selasa (23/5) lalu, Sahabat Kapas menggandeng HAMDA Consulting menggerakan lebih dari 60 anak di LPKA Kutoarjo untuk menikmati sensasi panas matahari sembari saling berlomba menaklukkan permainan dan berbagai tantangan yang super seru.

Dancing as a warming up!

Salah satu tantangan pendampingan anak di dalam Rutan/Lapas/LPKA adalah kedatangan dan kepergian anak yang cepat. Kondisi ini membuat interaksi sosial anak dengan sebayanya kurang optimal dan menyebabkan ikata antar anak kurang kuat. Padahal kedekatan anak dengan sebayanya sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologi individu anak tersebut. Merespon situasi ini, Sahabat Kapas dengan dukungan LPKA Kutoarjomemberikan kegiatan yang merangsang komunikasi intrapersonal anak guna mendukung perkembangan anak agar tumbuh secara maksimal.

Kerjasama tim

Continue reading “Outbond Kita: Bersama dan Berbahagia”

Pengumuman Akhir Seleksi Relawan Sahabat Kapas 2017

Halo semuanya. Tidak terasa sebulan sudah Sahabat Kapas berinteraksi dengan peserta pendaftar relawan baru 2017 yang kece- kece. Setelah menjalani perkenalan dan diskusi seru bersama individu- individu yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap anak, kami dengan bahagia mengumumkan tujuh (7) individu yang akan bergabung dengan keluarga besar Sahabat Kapas. Akan tetapi kami juga merasa sedih karena belum bisa menerima semua pendaftar yang luar biasa dikarenakan semua keterbatasan kami. Namun demikian, kami berharap kita masih bisa berkolaborasi di masa yang akan datang untuk anak Indonesia yang aman dan bahagia ๐Ÿ™‚

Created using Visme. An easy-to-use Infographic Maker.

H-2 Batas Akhir Pendaftaran Relawan Baru Sahabat Kapas 2017

Salam hangat,

Terima kasih kami ucapkan kepada semua pendaftar relawan baru Sahabat Kapas 2017 yang sudah mengisi formulir. Kami sangat bersemangat melihat banyak sekali pemuda yang untuk berkontribusi kepada anak- anak, khususnya anak rentan dan anak berhadapan dengan hukum.

Kamu belum mendaftar?

Segera isi formulir dan kirimkan melalui format googledoc ini>> http://bit.ly/2miYM7fย  yang sudah kami sediakan. Tinggal 2 hari lagi sebelum batas akhir pendaftaran dan kami tidak memperpanjang masa perekrutan.ย  Jangan lewatan kesempatan belajar banyak bersama tentang anak, pangasuhan, remaja, psikologi, hukum dan masih banyak lainnya.

Yuk! ๐Ÿ˜‰

 

Open Recruitment Relawan Sahabat Kapas 2017

Ribuan anak setiap tahunnya terjerat berbagai kasus pidana. Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM mencatat pada Desember 2016 sendiri terdapat 3224 narapidana dan tahanan anak[1]. Mayoritas putusan pengadilan (memaksa) mereka tinggal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)/Rumah Tahanan (Rutan)/Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan tak jarang bercampur dengan orang dewasa.

Konsep pembinaan bagi Anak yang Berkonflik dengan Hukum (AKH) di Lapas/Rutan/LPKA belum menjangkau aspek rehabilitasi emosional dan mental anak sehingga mengakibatkan mereka rentan melakukan kenakalan kembali. Selain itu pembinaan juga masih terfokus pada upaya penjeraan tanpa memberikan ruang ekspresi dan kreasi bagi AKH. Akibatnya daya konsentrasi dan kreativitas anak stagnan, bahkan terancam mengkerdil.

Dengan mempertimbangkan situasi di atas, sejak tahun 2009 Sahabat Kapas melakukan penjangkauan untuk anak-anak yang berada di dalam Lapas/Rutan/LPKA. Sahabat Kapas adalah organisasi non-pemerintah dan non-profit yang berkedudukan di Jl. Jambu II No. 36 Pondok RT 4 RW 9 Tohudan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Sahabat Kapas dibangun, dikelola, dan digerakkan oleh pribadi-pribadi yang mempunyai kepedulian dan perhatian (care & concern) kepada Anak-anak dalam Kondisi Khusus dan Rentan (AKKR). Khususnya adalah anak-anak yang pada saat ini berada di Lapas/Rutan/LPKA, yang sering disebut dengan istilah Anak yang Berkonflik dengan Hukum (AKH).

Layanan yang diberikan meliputi layanan psikologis, pengembangan diri, pelatihan keterampilan dan dukungan reintegrasi kepada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di wilayah Soloraya, Lapas Klas IIB Klaten, Rutan Klas I Surakarta, LPKA Klas I Kutoarjo dan Rutan Klas IIB Wonogiri.

Sejak tahun 2013, layanan mulai berkembang ke tindakan pencegahan dengan promosi hak anak kepada masyarakat baik dewasa maupun anak. Sosialisasi antikekerasan aktif dilakukan di sekolah-sekolah Surakarta, Kec. Keningar Kab. Magelang dan Kec. Tlogolele Kab. Boyolali. Selain memberikan layanan langsung dan mengupayakan tindakan pencegahan, Sahabat Kapas turut berpartisipasi aktif dalam membangun sistem yang ramah anak melalui kebijakan di tingkat kota, propinsi maupun nasional.

Sahabat Kapas menyadari banyak pekerjaan rumah terkait dengan pendampingan dan pelayanan bagi AKH, termasuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan orangtua dan masyarakat mengenai perlindungan anak. Akan tetapi, beberapa program yang dikembangkan Sahabat Kapas mengalami kendala keterbatasan sumber daya manusia.

Sahabat Kapas mengajak kamu ambil bagian untuk mendukung terlaksananya kegiatan terkait program Sahabat Kapas dengan cara menjadi relawan. Mari bergabung di berbagai kegiatan Sahabat Kapas untuk ikut terlibat dalam pendampingan anak dalam kondisi khusus dan rentan, baik di dalam ataupun di luar Lapas/Rutan/LPKA.

Bagaimana cara menjadi relawan Sahabat Kapas? Cek persyaratannya di e flyer berikut:

Daftarkan dirimu sekarang juga! Isi formulir pendaftaran di http://bit.ly/2miYM7f

Jangan lewatkan kesempatan bergabung dengan kami tahun ini ๐Ÿ™‚

Marta Santos Pais, Anak di Rutan Surakarta, dan Sahabat Kapas: Sebuah Harapan Manis

Dalam menunaikan salah satu agenda kunjungan sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Kekerasan Terhadap Anak ke kota Surakarta, Marta Santos Pais mengunjungi anak- anak di Rutan Surakarta. Kunjungan yang berlangsung pada hari Selasa (28/2) pukul 11.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan untuk melihat dan mendengar langsung tentang usaha dan kemajuan- kemajuan yang dicapai Kemenhunkam dalam penanganan ABH khusunya di Rutan Surakarta. Kunjungan Marta Santos Pais ini membawa rombongan pemerhati anak antara lain UNICEF Indonesia, Kemenhunkam, Deputi Kementerian Koordinator PMK, DPPPA DALDUK KB Jateng, Pemkot Surakarta dan LSM Sahabat Kapas.

Continue reading “Marta Santos Pais, Anak di Rutan Surakarta, dan Sahabat Kapas: Sebuah Harapan Manis”

#OnjailJuice #GerobakOnjail

Apa yang Menarik dari #OnjailJuice?

Kami Berkarya Maka Kami Ada

Tagline di atas mewakili semangat tim #ONJAIL yang terdiri dari anak-anak yang sedang ataupun sudah bebas dari Lapas/Rutan/LPKA* (survivor) beserta Sahabat Kapas. Apapun masa lalu yang sudah kita alami bukan kendala untuk melangkah maju dan menghasilkan karya. Semangat tim bersatu menghasilkan ide kreatif dan energi positif yang besar untuk mewujudkan mimpi. Karenanya kami melabeli produk dengan #ONJAIL โ€“ Karya untuk Masa Depan.

Penghujung 2015 menjadi spesial karena tercetus ide usaha yang berasal dari salah satu survivor. Kondisi ekonomi keluarga dan tekad bulat untuk bekerja halal mendorongnya memulai usaha dari kecil. Berjualan jus buah adalah pilihannya mengingat trend gaya hidup masyarakat saat ini yang lebih sadar kesehatan.

Tahap awal proses #OnjailJuice adalah magang di penjual jus buah langganan Sahabat Kapas yakni Jus Pelangi di Shelter Manahan, Solo. Magang kerja dilakukan selama 2 minggu. Survivor belajar mulai memilih buah, membersihkan warung, membuat ramuan jus, hingga mengatur keuangan. Mentoring diberikan langsung oleh Mbak Sri dan Mas Lucky, pemilik Jus Pelangi. Continue reading “#OnjailJuice #GerobakOnjail”

Pengumuman Hasil Seleksi Interview Relawan Sahabat Kapas 2016

Finally the result is out!

Setelah melakukan seleksi administrasi dan interview pada bulan Maret, kami dengan bangga mengumumkan tujuh peserta yang lolos seleksi Relawan Sahabat Kapas ke tahap selanjutnya. Kami telah menerima lebih dari 40 aplikasi dan kami mengucapkan terimakasih atas antusiasme teman- teman untuk ikut bergabung bersama Sahabat Kapas ๐Ÿ™‚

Berikut nama- nama yang lolos ke tahap selanjutnya:

1. Alfi Aulia Abdu
2. Agastyawan Nugraha
3. Cempaka Widowati
4. Faristya Alfino Yudhistira
5. M. Kevin Andry Rezaliano
6. Runi Ayu Sumantri
7. Satria Siregar

Kami ucapkan selamat bagi yang lolos! Kami sangat bahagia bertemu dengan pemuda dengan talenta luar biasa yang mempunyai perhatian besar kepada anak- anak. Untuk informasi lebih lanjut, calon relawan yang lolos akan dihubungi oleh tim Sahabat Kapas.

Once again, Congratulation! :))

  • Tim Sahabat Kapas