Belajar UU SPPA No. 11 Tahun 2012

Jam menunjukkan pukul 10.00 WIB ketika satu-persatu personil Sahabat Kapas berkumpul. Tempat berkumpul kali ini spesial, yaitu rumah Mas Yoyon dan Mbak Dian yang nyaris rampung direnovasi. Rumah di mana kantor Sahabat Kapas berada.

Rasa syukur kami panjatkan atas selesainya renovasi rumah tempat selama ini personil Sahabat Kapas berkegiatan untuk mendukung program pendampingan anak. Doa dan makan bersama dengan menu nasi gudangan dan lauk ayam panggang berlangsung dalam suasana penuh canda tawa.

Kali ini, personil Sahabat Kapas nyaris lengkap. Kehadiran mahasiswa magang pun makin meramaikan suasana.

Selain syukuran, agenda lain dari kumpul-kumpul di hari Minggu, 25 Januari 2015 lalu adalah diskusi selapanan dengan tema UU SPPA No. 11 Tahun 2012.

10933711_1023452731001642_4858340586102949419_nApa sih UU SPPA No. 11 Tahun 2012 itu?

UU SPPA adalah singkatan dari Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Poin penting dari undang-undang ini adalah beralihnya sistem peradilan anak yang semula menekanan pada prinsip pemenjeraan menjadi keadilan yang bersifat memulihkan/restorasi. Keadilan restoratif menjadi hal yang diperjuangkan, menggantikan keadilan retributif yang selama ini ada dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Undang-undang ini lebih mendorong peran masyarakat untuk dapat turun tangan ketika sebuah kasus hukum yang melibatkan anak-anak terjadi di lingkungan mereka. Musyawarah mufakat antara pelaku, korban, dan keluarga menjadi cara yang diutamakan. Bentuk penyelesaian yang demikian sering disebut dengan diversi.

10427303_1023452544334994_2756893726782789242_n

Diskusi berlangsung interaktif. Mbak Dian sebagai narasumber dengan sabar menjelaskan berbagai istilah hukum dan maksud dari undang-undang tersebut kepada peserta diskusi yang didominasi personil dengan latar belakang pendidikan bukan dari jurusan hukum. Personil Sahabat Kapas yang sedang berkuliah di jurusan hukum pun tidak segan berbagi pengetahuan mereka mengenai undang-undang yang berlaku sejak Agustus 2014 lalu.

Pendampingan anak yang berhadapan dengan hukum membuat pengetahuan mengenai UU SPPA No. 11 Tahun 2012 menjadi hal yang penting untuk dimiliki seluruh personil Sahabat Kapas. Meskipun tidak menjadi ahli, setidaknya setiap personil memiliki perspektif yang sama mengenai sistem peradilan pidana anak menurut UU SPPA No. 11 Tahun 2012.

Suasana Diskusi Selapanan di Kantor Sahabat Kapas
Suasana Diskusi Selapanan di Kantor Sahabat Kapas

Tertarik untuk ikut dalam kegiatan diskusi selapanan selanjutnya? Tunggu infonya lewat FB dan twitter kami, yaaa… FYI, diskusi selapanan adalah kajian rutian setiap 35 hari sekali dan terbuka untuk umum. Siapa saja dapat berpartisipasi sebagai peserta, bahkan narasumber.

Ditulis oleh Febi Dwi S. (Relawan Sahabat Kapas)

Foto diambil dari facebook Sahabat Kapas : Solidaritas Kapas.

Biarkan Gambar yang Berbicara

Percaya nggak kalau gambar bisa bicara? Bahkan bisa mengalahkan kata-kata?

Hanya dengan sebuah gambar, kita bisa lebih mengekspresikan sebuah fenomena daripada harus dengan menguraikan begitu banyak kata. Nggak percaya? Check it out!!

???????????????????????????????

Tak, tak, tak…

Tidak lupa belajar sudut pengambilan gambar juga…

Kalau sudut pengambilan gambarnya dari bawah gini, keliatan pada bantet yeee :p

Okeeee, next…

Satu per satu dari kami mulai mencoba menggunakan kamera DSLR.

???????????????????????????????   ???????????????????????????????

Tak kenal maka tak sayang… So, kita kenalan dulu nih sama macam-macam kamera yang bisa kita gunakan. Mulai dari kamera yang gede tu kayak di atas, sampai kamera pocket macam ini…

???????????????????????????????

Beginilah kami, belajar tidak harus di dalam kelas dan duduk di bangku kayu. Di mana pun kita bisa terus belajar dan selalu menggali potensi…

Gambar bisa menjadi satu sarana yang tepat untuk menyebarkan isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat tanpa harus melempar suara di jalan-jalan. Satu gambar bisa merepresentasikan beribu bahkan berjuta kata.

Hanya dengan gambar kita bisa mengekspresikan kebahagiaan yang kadang kala tidak ada kata atau kalimat yang mampu menjelaskannya…

???????????????????????????????

Fokuss, fokuss… Mari kita cari titik fokusnyaaa…

Dalam mengambil gambar, harus ada pesan yang akan kita sampaikan dari gambar itu. Nahh, agar pesan bisa tersampaikan tanpa mengurangi komposisi gambar dan tetap enak dipandang, kita harus cari fokusnya ya…

Daaan, ternyata tidak mudah untuk menemukan titik fokus itu teman!

???????????????????????????????

Seru bukan kegiatan dalam diskusi selapanan di hari Minggu, 12 Oktober kemarin…

Weekend bukan berarti kita “tidur” belajarnya kan teman? Di samping bersenang-senang di akhir pekan, ambil setiap kesempatan untuk bisa tetap belajar dan menambah ilmu. Jangan pernah mengizinkan ruang, waktu ataupun usia membatasi proses belajarmu!

???????????????????????????????

Salam dari Sahabat Kapas!

Tunggu kami di info kegiatan Sahabat Kapas selanjutnya yaaa…

Ditulis oleh N. Yukamujrisa (Relawan Sahabat Kapas)