Exemple

Semua orang yang berumah tangga pasti medambakan memiliki keluarga sakinah, mawadah, warohmah. Hampir disetiap acara pernikahan harapan ini selalu didengungkan, bahkan menjadi bagian dari doa para tamu yang menyaksikan suatu upacara pernikahan sepasang pengantin. Untuk mencapai keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah salah satu elemen yang harus dipenuhi adalah menciptakan keluarga yang sehat. Arti sehat disini bukan hanya dalam konteks sehat secara fisik melainkan juga sehat secara psikologis.

Untuk mengetahui data kesehatan fisik, pasangan dapat melakukan medical chek up secara lengkap di laboratorium kesehatan sebelum melakukan pernikahan. Selain memeriksakan kesehatan fisik, kita juga bisa melakukan medical check up secara psikologis yakni dengan mendatangi psikolog ataupun psikiater. Hal ini penting untuk mengetahui jika salah satu dari kita (pasangan) membutuhkan bantuan dari ahli tertentu. Hal ini dilakukan bukan sebagai bentuk ketidakpercayaan melainkan lebih merupakan upaya pencegahan dini dari semua penyakit fisik ataupun psikologis yang mungkin terjadi pasca pernikahan.

Sehat secara psikologis disini dapat dijabarkan dalam beberapa ciri-ciri yakni: mempunyai kepribadian yang harmonis dan selaras, bisa menerima diri sendiri apa adanya, bisa menyesuaikan diri ketika menghadapi permasalahan baik penyesuaian dengan orang lain ataupun diri sendiri dan bisa melakukan hubungan sosial secara dinamis serta bisa menjalankan norma-norma yang berlaku disekitarnya. Kesehatan psikologis ini dimulai dari dua orang yang telah mengikat janji untuk berkomitmen dihadapan Tuhan. Dua orang yang berkomitmen ini kelak akan menjadi orang tua bagi anak-anak yang menjadi generasi penerus kedua orang tuanya. Tidak mudah memang untuk menjalankan sebagai orang tua yang baik, akan tetapi hal itu bisa dimulai dari kesadaran diri antara hak dan kewajiban pasangan untuk menjalankan tugas masing-masing sebagai orang tua.

Dokumentasi pribadi

Dokumentasi pribadi

Kondisi psikologis kedua orang tua yang sehat paling akan menciptakan suasana yang nyaman dirumah sehingga masing-masing anggota keluarga akan merasa betah tinggal dirumah. Selain itu, hubungan yang harmonis antar anggota keluarga dapat terjalin. Hubungan yang harmonis didalam anggota keluarga akan membantu para anggota keluarga terutama anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara baik. Anak-anakpun akan lebih tertarik untuk menikmati suasana dirumah bahkan bisa didorong untuk aktif terlibat dalam kegiatan keluarga yang sederhana. Disamping itu, keadaan rumah yang nyaman karena kondisi psikologis orangtua yang sehat juga akan menciptakan komunikasi yang intens sehingga anak-anak merasa tidak takut untuk mengeluarkan isi hatinya kepada kedua orang tuanya. Komunikasi dua arah yang intens inilah yang akan membantu orang tua dalam mengontrol perkembangan anak-anak dari berbagai aspek psikologis.

Keluarga sehat menjadi pondasi bagi suatu bangsa untuk maju karena akan menciptakan generasi-generasi penerus yang mempunyai kualitas baik. Hal ini akan berjalan lebih optimal jika didukung dengan adanya pola asuh yang agamis sesuai dengan kepercayaan masing-masing.  Keluarga yang sehat secara psikologis akan mampu mendidik anak dalam lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang, baik fisik maupun mental mereka.

Indah Nurikahapsari

Penyuka panda, pantai dan percakapan. Selalu ingin membuat terobosan menarik dan kreatif dalam pekerjaan dan kehidupan sehari- hari. Mantra mujarab: Things get tough and shi*s happen, but you’ll survive.