Outbond Kita: Bersama dan Berbahagia

Menaklukan permainan dalam kegiatan outbond tidak pernah mudah. Beraktivitas dalam tim besar dengan mayoritas anak berusaha menyampaikan pendapat tentu menimbulkan frustasi tersendiri.

Selasa (23/5) lalu, Sahabat Kapas menggandeng HAMDA Consulting menggerakan lebih dari 60 anak di LPKA Kutoarjo untuk menikmati sensasi panas matahari sembari saling berlomba menaklukkan permainan dan berbagai tantangan yang super seru.

Dancing as a warming up!

Salah satu tantangan pendampingan anak di dalam Rutan/Lapas/LPKA adalah kedatangan dan kepergian anak yang cepat. Kondisi ini membuat interaksi sosial anak dengan sebayanya kurang optimal dan menyebabkan ikata antar anak kurang kuat. Padahal kedekatan anak dengan sebayanya sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologi individu anak tersebut. Merespon situasi ini, Sahabat Kapas dengan dukungan LPKA Kutoarjomemberikan kegiatan yang merangsang komunikasi intrapersonal anak guna mendukung perkembangan anak agar tumbuh secara maksimal.

Kerjasama tim

Continue reading “Outbond Kita: Bersama dan Berbahagia”

Pengumuman Akhir Seleksi Relawan Sahabat Kapas 2017

Halo semuanya. Tidak terasa sebulan sudah Sahabat Kapas berinteraksi dengan peserta pendaftar relawan baru 2017 yang kece- kece. Setelah menjalani perkenalan dan diskusi seru bersama individu- individu yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap anak, kami dengan bahagia mengumumkan tujuh (7) individu yang akan bergabung dengan keluarga besar Sahabat Kapas. Akan tetapi kami juga merasa sedih karena belum bisa menerima semua pendaftar yang luar biasa dikarenakan semua keterbatasan kami. Namun demikian, kami berharap kita masih bisa berkolaborasi di masa yang akan datang untuk anak Indonesia yang aman dan bahagia 🙂

Created using Visme. An easy-to-use Infographic Maker.

Hasil Seleksi Tahap 2 Calon Relawan Sahabat Kapas 2017

Satu minggu sudah Seleksi Tahap 2 Calon Relawan Sahabat Kapas 2017 berlangsung. Proses diskusi hasil seleksi pun telah selesai dilakukan. Peserta Seleksi Tahap 2 dengan segala potensinya telah sukses membuat kami galau siang dan malam! Berbagai hal kami pertimbangkan untuk akhirnya menyepakati nama-nama calon relawan yang lolos seleksi. Karena ternyata, masing-masing anggota Tim Seleksi Relawan Sahabat Kapas 2017 punya peserta yang dijagokan untuk bisa bergabung dengan Sahabat Kapas tahun ini.

Berikut adalah nama peserta yang LOLOS Seleksi Tahap 2:
1. Kharisma Indianti
2. Elwas Berdha Krismona
3. Adi Yogi Fahrur Rozy
4. Achmad Rayhan Akbar
5. Anita Nindri Ani
6. M. Arssad
7. Nabila Nurul Chasanati
8. Riska Ochi Wibowo
9. Haztien Silmi Triyani
10. Haidar Fikri
11. Virgina Putri Mahardhika
12. Euis Ulfa Zahara
13. Aisyah Puspita Putri
14. Marwatunnisa Al Mubarokah
15. Septirini Sekar Nusantari
16. Inta Rachma Yuniarta

Selamat untuk keenam belas peserta yang telah lolos Seleksi Tahap 2. Peserta akan dihubungi melalui WA untuk membuat janji ngobrol asik dengan Direktur Sahabat Kapas, Mbak Dian Sasmita.

Ngobrol asik dengan Mbak Dian adalah seleksi terakhir sebelum akhirnya peserta bisa berkarya dan bergembira di Sahabat Kapas.

Salam,

Tim Seleksi Relawan Sahabat Kapas 2017

Keseruan Seleksi Relawan Baru Sahabat Kapas 2017

“Saya tahu (Kapas) dari TV pas saya SMA. Saya lihat mbak Dian mendapatkan penghargaan di Kick Andy.” (Inta, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret)

Inta, salah satu peserta seleksi relawan baru Sahabat Kapas menyampaikan jawabannya saat ia ditanya mengenai darimana ia mengetahui tentang Sahabat Kapas. Sontak, semua peserta tergelak mendengar jawaban dari perempuan muda yang baru menjalani  kuliah dua semester di UNS ini. Seleksi relawan baru Sahabat Kapas yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (7-9) April 2017 berlangsung seru!

Selama tiga hari, 36 dari 64 pendaftar yang lolos seleksi administrasi mengikuti seleksi tahap ke-2 yang berupa diskusi terfokus. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya lebih jauh mengenai profil Sahabat Kapas dan program & kegiatan yang dilakukan oleh Sahabat Kapas.

Dalam sesi diskusi, peserta secara kelompok membahas mengenai isu skala prioritas dan komunikasi dalam individu & organisasi. Mereka juga antusias menganalisis kasus anak yang dilemparkan kepada mereka. Peserta yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda memberikan warna tehadap dinamisasi kelompok.  Peserta saling melempar pendapat, beberapa kali berselisih, namun pada akhirnya mereka dituntut untuk menyetujui satu resolusi bersama. Tantangan ini menambah serunya diskusi dalam kelompok.

Akhirnya purna sudah seleksi tahap ke-2 relawan baru Sahabat Kapas. Satu lagi tahap yang harus dilalui untuk akhirnya lolos sebagai relawan reguler. Tim Sahabat Kapas sangat terkesan dengan energi, pengetahuan dan antusias semua peserta pendaftar dan berharap bisa bekerjasama dengan para insan yang mempunyai perhatian besar kepada anak.

Peserta yang lolos seleksi tahap ke-3 akan diumumkan di website ini dan kepada semua peserta 😉

PENGUMUMAN! Jadwal Seleksi Tahap 2 Calon Relawan Sahabat Kapas 2017

Senang sekali rasanya melihat antusiasme pemuda di Soloraya untuk bergabung dengan Sahabat Kapas. Ada 81 nama yang mengisi formulir online kami hingga pendaftaran Relawan Sahabat Kapas 2017 baru resmi ditutup hari ini pukul 23:59 WIB.

Seleksi Tahap 1 adalah seleksi administrasi. Peserta yang lolos Seleksi Tahap 1 akan menerima email undangan untuk mengikuti Seleksi Tahap 2.

Seleksi Tahap 2 adalah FGD (diskusi dan wawancara kelompok) yang akan dilaksanakan mulai Jumat-Minggu, 7-9 April 2017. Lokasi pelaksanaan Seleksi Tahap 2 adalah Kantor Sahabat Kapas yang beralamat di Jl. Jambu II No. 36 Pondok Tohudan Colomadu Karanganyar. (Daerah utara The Alana Hotel).

Banyaknya jumlah pendaftar membuat kami harus membagi peserta Seleksi Tahap 2 dalam beberapa kelompok.

Berikut kami informasikan jadwal dan daftar nama peserta Seleksi Tahap 2.

Kelompok 1

Jadwal seleksi:

Hari, tanggal: Jumat, 7 April 2017

Pukul: 13.30-15.00 WIB

Peserta:

  1. Adi Yogi Fahrur Rozy
  2. Intan Dwi Jayanti
  3. Ade Rizki Yulianto
  4. Rizky Amalia Rosyadi
  5. Yofida Fatika Istifarin
  6. Sofa Mabrur
  7. Elwas Berdha Krismona
  8. Bella Putri Rahmayadi
  9. Achmad Rayhan Akbar
  10. Umi Khoiriyah
  11. Kharisma Indianti
  12. Yasinta Apsarina
  13. Oktiasari Rachma Wanodya

 

Kelompok 2

Jadwal seleksi:

Hari, tanggal: Sabtu, 8 April 2017

Pukul: 08.30-10.00 WIB

Peserta:

  1. Ridwan Pamungkas
  2. Rastra Dewangga Saputra
  3. Cynthia Paramitha Trisnanda
  4. Rizki Asri Putri Pratiwi
  5. Abyatul Qolbi
  6. Raissa Kurnia Putri
  7. Hanita Masithoh
  8. Nur Kholifah
  9. Nabila Nurul Chasanati
  10. Anita Nindri Ani
  11. Dirsta Alifia Brilianty Mohamad
  12. Arssad
  13. Agustin Mauliya Sukmasari

 

Kelompok 3

Jadwal seleksi:

Hari, tanggal: Sabtu, 8 April 2017

Pukul: 10.30-12.00 WIB

Peserta:

  1. Imam Adita Sasongko
  2. Nisa Amila Rodhiya
  3. Riska Ochi Wibowo
  4. Alditya Nuari Karno
  5. Euis Ulfa Zahara
  6. Haidar Fikri
  7. Magdalena Wahyu Kristanti
  8. Pamoodya Handarweni Utami
  9. Haztien Silmi Triyani
  10. Octavia Arumatika U.
  11. Clarissa Hendita Utami
  12. Ajengyantri Vacacea Wulandini
  13. Fairuz Rahma Afrinarko

 

Kelompok 4

Jadwal seleksi:

Hari, tanggal: Minggu, 9 April 2017

Pukul: 08.30-10.00 WIB

Peserta:

  1. Hendra Yusuf Setyawan
  2. Sigit Raharja
  3. Reni Riyana
  4. Mia Wahyuningsari
  5. Audrey Alqa Annisa Ramadhani
  6. Adetya Priyandi
  7. Andar Rahma Adiani
  8. Yuldita Timory
  9. Stefanie Handoko
  10. Hanna Nursya’bani
  11. Nareswati Kintoko Budiningsih
  12. Dita Kusuma Wardhani
  13. Virgina Putri Mahardhika

 

Kelompok 5

Jadwal seleksi:

Hari, tanggal: Minggu, 9 April 2017

Pukul: 10.30-12.00 WIB

Peserta:

  1. Heru Widianto
  2. Fenty Mustikasari
  3. Wahyu Septiana
  4. Inta Rachma Yuniarta
  5. Aisyah Puspita Putri
  6. Joko Utomo
  7. Jihan Noval Hanifah
  8. Yarinda Suna Noka Carela
  9. Marwatunnisa Al Mubarokah
  10. Septirini Sekar Nusantari
  11. Wahyu Joko Santoso

Pantau terus pengumuman dalam web ini, ya! Bagi teman-teman yang telah mendaftar melalui formulir online kami, jangan lupa cek email kalian.

 

Salam,

Tim Seleksi Relawan Sahabat Kapas 2017

H-2 Batas Akhir Pendaftaran Relawan Baru Sahabat Kapas 2017

Salam hangat,

Terima kasih kami ucapkan kepada semua pendaftar relawan baru Sahabat Kapas 2017 yang sudah mengisi formulir. Kami sangat bersemangat melihat banyak sekali pemuda yang untuk berkontribusi kepada anak- anak, khususnya anak rentan dan anak berhadapan dengan hukum.

Kamu belum mendaftar?

Segera isi formulir dan kirimkan melalui format googledoc ini>> http://bit.ly/2miYM7f  yang sudah kami sediakan. Tinggal 2 hari lagi sebelum batas akhir pendaftaran dan kami tidak memperpanjang masa perekrutan.  Jangan lewatan kesempatan belajar banyak bersama tentang anak, pangasuhan, remaja, psikologi, hukum dan masih banyak lainnya.

Yuk! 😉

 

Open Recruitment Relawan Sahabat Kapas 2017

Ribuan anak setiap tahunnya terjerat berbagai kasus pidana. Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM mencatat pada Desember 2016 sendiri terdapat 3224 narapidana dan tahanan anak[1]. Mayoritas putusan pengadilan (memaksa) mereka tinggal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)/Rumah Tahanan (Rutan)/Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan tak jarang bercampur dengan orang dewasa.

Konsep pembinaan bagi Anak yang Berkonflik dengan Hukum (AKH) di Lapas/Rutan/LPKA belum menjangkau aspek rehabilitasi emosional dan mental anak sehingga mengakibatkan mereka rentan melakukan kenakalan kembali. Selain itu pembinaan juga masih terfokus pada upaya penjeraan tanpa memberikan ruang ekspresi dan kreasi bagi AKH. Akibatnya daya konsentrasi dan kreativitas anak stagnan, bahkan terancam mengkerdil.

Dengan mempertimbangkan situasi di atas, sejak tahun 2009 Sahabat Kapas melakukan penjangkauan untuk anak-anak yang berada di dalam Lapas/Rutan/LPKA. Sahabat Kapas adalah organisasi non-pemerintah dan non-profit yang berkedudukan di Jl. Jambu II No. 36 Pondok RT 4 RW 9 Tohudan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Sahabat Kapas dibangun, dikelola, dan digerakkan oleh pribadi-pribadi yang mempunyai kepedulian dan perhatian (care & concern) kepada Anak-anak dalam Kondisi Khusus dan Rentan (AKKR). Khususnya adalah anak-anak yang pada saat ini berada di Lapas/Rutan/LPKA, yang sering disebut dengan istilah Anak yang Berkonflik dengan Hukum (AKH).

Layanan yang diberikan meliputi layanan psikologis, pengembangan diri, pelatihan keterampilan dan dukungan reintegrasi kepada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di wilayah Soloraya, Lapas Klas IIB Klaten, Rutan Klas I Surakarta, LPKA Klas I Kutoarjo dan Rutan Klas IIB Wonogiri.

Sejak tahun 2013, layanan mulai berkembang ke tindakan pencegahan dengan promosi hak anak kepada masyarakat baik dewasa maupun anak. Sosialisasi antikekerasan aktif dilakukan di sekolah-sekolah Surakarta, Kec. Keningar Kab. Magelang dan Kec. Tlogolele Kab. Boyolali. Selain memberikan layanan langsung dan mengupayakan tindakan pencegahan, Sahabat Kapas turut berpartisipasi aktif dalam membangun sistem yang ramah anak melalui kebijakan di tingkat kota, propinsi maupun nasional.

Sahabat Kapas menyadari banyak pekerjaan rumah terkait dengan pendampingan dan pelayanan bagi AKH, termasuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan orangtua dan masyarakat mengenai perlindungan anak. Akan tetapi, beberapa program yang dikembangkan Sahabat Kapas mengalami kendala keterbatasan sumber daya manusia.

Sahabat Kapas mengajak kamu ambil bagian untuk mendukung terlaksananya kegiatan terkait program Sahabat Kapas dengan cara menjadi relawan. Mari bergabung di berbagai kegiatan Sahabat Kapas untuk ikut terlibat dalam pendampingan anak dalam kondisi khusus dan rentan, baik di dalam ataupun di luar Lapas/Rutan/LPKA.

Bagaimana cara menjadi relawan Sahabat Kapas? Cek persyaratannya di e flyer berikut:

Daftarkan dirimu sekarang juga! Isi formulir pendaftaran di http://bit.ly/2miYM7f

Jangan lewatkan kesempatan bergabung dengan kami tahun ini 🙂

Indonesia Philanthropy Festival 2016

Sumber : FB Sahabat Kapas
Sumber : FB Sahabat Kapas

Kabar gembira!

Tahun ini Filantropi Indonesia menyelenggarakan Indonesia Philanthropy Festival 2016 pada tanggal 6-9 Oktober di Jakarta Covention Center (JCC). #IPFest2016 mengangkat tema “Fostering Partnership for SDGs”. #IPFest2016 terdiri dari sesi pleno, sesi paralel, sesi keahlian, sesi kemitraan dan pameran yang dapat diikuti oleh pegiat filantropi.

#IPFest2016 diikuti lembaga filantropi nasional – global & delegasi filantropi dari Cina, Australia, Amerika Serikat, Filipina dan Singapura. Ada 70 yayasan, organisasi sosial, dan lembaga filantropi yang berpartisipasi dalam pameran #IPFest2016.

Untuk tahu lebih banyak tentang #IPFest2016, follow twitternya : @FilantropiINA atau klik www.festivalfilantropi.org

Pst! Sahabat Kapas juga akan ikut berpartisipasi membuka booth di acara keren ini.

So, let’s mark our calendar and be there!

 

Mulai dari Diri Sendiri

Kekerasan.

Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar kata tersebut? Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)? Dipukul dan ditendang? Dihina, diejek, dicemooh? Dilecehkan? Ya! Semua jawaban tersebut benar. Saya tiba-tiba teringat ketika pada hari Jumat tanggal 20 Mei 2016 lalu, Mbak Dian, koordinator Sahabat Kapas, mengatakan kata “starter” dan secara alami teman-teman SMA N 5 Surakarta tertawa. Benar kata Mbak Dian bahwa kekerasan telah menjadi budaya di negeri ini, terutama kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan yang notabene merupakan kaum yang lebih lemah.

13245345_1317420771604835_2897333342882317844_n
Salah satu siswi SMA N 5 Surakarta sedang menunjukkan pertanyaan seputar bullying.

Tahun ini, Sahabat Kapas kembali aktif melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan untuk mendukung kampanye #EndBullying yang menjadi tema kampanye Sahabat Kapas tahun 2016. Mengapa? Kekerasan adalah hal yang melekat pada bullying. Bullying adalah kekerasan yang dilakukan secara berulang dan menyebabkan korban merasakan efek negatif seperti merasa minder, takut, cemas, sakit fisik  dan atau justru merasakan keinginan untuk balas dendam. Mengenali kekerasan dan berperan aktif dalam mencegah kekerasan akan berdampak pada penghentian bullying.

13220768_1317420891604823_1003729280802398510_o
Siswa SMA N 5 Surakarta sedang melakukan body mapping.

Sosialisasi diawali dengan body mapping kekerasan di lingkungan keluarga, sekolah dan sosial (pertemanan). Teman-teman SMA N 5 Surakarta sangat menikmati proses body mapping ini. Kerja sama dan diskusi terjadi dengan asyik. Setelah selesai, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil body maping mereka. Diskusi kembali terjadi setelah setiap kelompok selesai mempresentasikan hasil kerja mereka. Banyak sekali opini mengenai kekerasan. Satu pendapat menarik disampaikan oleh seorang siswa, “Kekerasan di dalam keluarga seharusnya tidak boleh terjadi, karena apabila terjadi, itu artinya orangtua gagal melindungi anak-anak.” Hal ini seolah-olah menjadi cerminan hati dan harapan yang mewakili seluruh anak di Indonesia yang mendapatkan kekerasan dari orang-orang terdekatnya, yaitu keluarga.

Teman-teman lainnya menyampaikan bahwa kekerasan dari lingkungan sekolah dan sekolah masih kerap terjadi, di antaranya dalam bentuk kekerasan fisik : ditendang, dijitak, dicubit; psikis : diejek, dipanggil dengan sebutan yang bukan namanya; maupun seksual : distarter, disenggol bagian pantat; yang sesugguhnya tidak patut diterima oleh siapapun.

Menarik, meskipun tahu dan pernah mengalami kekerasan, banyak teman SMA N 5 Surakarta yang merasa tidak mampu berbuat apa-apa. Sahabat Kapas mendorong teman-teman ini untuk bisa melakukan sesuatu ketika mereka menerima kekerasan, seperti : berkata tidak, berteriak minta tolong, melapor kepada orang yang lebih berwenang seperti guru BK, orang tua, dll.

Siswa SMA N 5 Surakarta mengikuti sosialisasi dalam suasa ceria.
Siswa SMA N 5 Surakarta mengikuti sosialisasi dalam suasa ceria.

Lalu bagaimana jika kita adalah pelaku kekerasan maupun bullying? Kita harus berani untuk menghentikannya! Kekerasan dan bullying sudah seperti lingkaran setan. Siapa yang pernah menjadi korban, memiliki kesempatan untuk menjadi pelaku. Efek negatif kekerasan dan bullying seperti perasaan negatif seperti rasa sakit hati, malu, takut, cemas, tidak berdaya, akan menjadi berbahaya jika berkembang menjadi rasa ingin balas dendam. Rasa dendam ini lah yang membuat korban kekerasan maupun bullying berkesempatan menjadi pelaku.

Sahabat Kapas memberi kesempatan bagi teman-teman SMA N 5 Surakarta untuk berani melakukan tindakan penghentian kekerasan dengan menyuarakan rencana aksi mereka di akhir sesi sosialisasi. Selain itu, teman-teman SMA N 5 Surakarta juga membuat gambar lingkungan ideal yang akan meminimalkan adanya tindakan kekerasan.

Ditulis oleh Cempaka W. (Relawan Sahabat Kapas)

Foto diambil dari Facebook : Solidaritas Kapas